Sorot Penambangan Tanah Adat Marimbunna di Tikala, Tomas Torut Apresiasi Media 60menit.co.id dan DNN TV
-->

Advertisement Adsense

Sorot Penambangan Tanah Adat Marimbunna di Tikala, Tomas Torut Apresiasi Media 60menit.co.id dan DNN TV

60 MENIT
Jumat, 28 Maret 2025

Prof. DR, Agusalim, SH,, MH (Oki)


60MENIT.co.id, Toraja Utara | Wartawan Media 60menit.co.id dan DNN TV yang juga salahsatu Anggota Organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Kabupaten Toraja Utara mendapat apresiasi dari tokoh masyarakat dan tokoh Adat atas upayanya memberitakan aktivitas pertambangan batuan di atas tanah adat tongkonan Marimbunna Tikala, Toraja Utara, yang disinyalir ilegal. 


Perusahaan yang menambang di lokasi tersebut adalah CV. Bangsa Damai. Masalah tambang ini hingga hari ini belum terselesaikan. Protes warga masyarakat Tikala dari rumpun keluarga Marimbunna terus tergiang di telinga. Prof. DR. Agusalim, SH, MH, salah satu dari tokoh masyarakat Tikala yang paling getol melakukan perlawanan terhadap perusahaan tambang yang ingin merusak lingkungan tanah tongkonan Marimbunna dan mencederai situs sejarah legenda Marimbunna sebagai destinasi historis Toraja. 


Prof. Agusalim tak lupa mengapresiasi profesi jurnalis yang telah menjadi resonansi kebenaran di tengah era mis informasi dan berita palsu. Rektor UKIP ini juga mengapresiasi mekanisme yang ada di tubuh PWI Toraja Utara untuk menjaga kualitas dan juga kompetensi dari para pewarta yang tergabung dalam organisasi pers tertua di Indonesia tersebut.


“Ada tes dan juga pelatihan, sehingga bisa terus terkontrol kompetensi dari setiap anggotanya,” ucap pria yang juga mantan atlet karateka di Sulawesi Selatan. Tak hanya itu, di usia yang makin matang, Prof. Agussalim berharap agar organisasi PWI di Kabupaten Toraja Utara dapat semakin kokoh untuk menjadi organisasi yang menaungi para pewarta dalam menyajikan informasi dan juga berita untuk masyarakat, khususnya bagi warga Toraja Utara. 


"Semoga semakin maju dan terus berkarya di tengah masyarakat,” harapnya. 


Terpisah, Wartawan Senior Era Bupati Johanis Amping Situru', Roni Rumengan, juga menyampaikan apresiasinya atas sikap jurnalis yang selalu memperjuangkan hak rakyat kecil (akar rumput)


"Ya proporsional dan profesional serta integritas seorang wartawan harus selalu dijaga, jangan ada anggapan wartawan di Toraja disebut by order atau pemadam kebakaran dan pahlawan kesiangan," beber Roni Rumengan mengingatkan. 


(mon)