![]() |
Anggota DPR RI, Irjen Pol (P) Drs. Frederik Kala'lembang saat memberikan sambutan. (Oki) |
60MENIT.co.id, Tana Toraja | Anggota DPR RI Dapil Sulsel 3, Irjen Pol. (P) Drs. Frederik Kala'lembang, sambangi Buntu (bukit) Sarira objek wisata Lombok Seba di Kelurahan Sarira, Kecamatan Makale Utara, pada Ahad (23/3/2025).
Untuk diketahui, kunjungan ini menjadi momentum penting bagi warga untuk menyampaikan aspirasi mereka secara langsung kepada wakil rakyat. Hasil pertemuan ini dapat menjadi langkah awal dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat khususnya Lingkungan Tilangnga' Kelurahan Sarira.
Kxegiatan ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting seperti Bupati Tana Toraja, dr. Zadrak Tombeg, Wakil Bupati, Erianto L. Paundanan, Sekretaris Daerah, dr. Rudy Andilolo, anggota DPRD Tana Toraja dari Demokrat, Dinas terkait, Lurah Sarira, Thomas Kalapadang, dihadiri, Camat, lurah, tokoh masyarakat dan masyarakat.
Dalam sambutannya, Frederik Kala'lembang menyampaikan komitmennya untuk terus memperjuangkan aspirasi masyarakat. Ia menegaskan bahwa sebagai anggota DPR RI yang membidangi Komisi I sektor hukum, pemerintahan, perizinan, pertahanan, dan kesejahteraan rakyat.
![]() |
Frederik Kala'lembang foto bareng bersama Bupati Tana Toraja, Wakil Bupati Tana Toraja serta Sekda. |
Frederik Kalalembang dalam reses kali ini menyinggung maraknya penipuan online, Ia menyebut bahwa penipuan dan judi online (judol) tidak akan bisa diberantas di Indonesia selama penggunaan kartu SIM prabayar tidak ditertibkan. Ia bahkan menganalogikan sampai lebaran monyet pun judi dan penipuan online tidak akan bisa dihilangkan.
"Saya katakan, ini tidak bisa akan hilang namanya judol dan penipuan online. Kalau judol saya katakan tadi bahwa mungkin masih uang mereka, itu semua menggunakan kartu prabayar. Saya beberapa kali menekankan bahwa tertibkan SIM card prabayar," ujar Frederik.
Frederik menyampaikan bahwa untuk menghilangkan judi online perlu menertibkan kartu SIM prabayar. Pasalnya, pemain menggunakan kartu SIM prabayar palsu untuk melakukan pembayaran melalui e-wallet atau dompet elektronik.
![]() |
Para Peserta Reses. |
"Kalau menghilangkan judol tertibkan SIM card prabayar. Saya yakin ini pasti hilang cuma persoalannya operator mengejar profit di situ," ujarnya.
Frederik juga mengatakan penertiban kartu SIM prabayar penting karena akan membatasi pelaku penipuan online dan bandar judol dalam membuat kartu SIM baru untuk digunakan.
"Saya yakin kalau SIM card prabayar itu ditertibkan dalam arti bahwa semua menggunakan data asli sesuai NIK, KK dan ditolak kalau palsu, jangan diterima. Kalau itu sudah menggunakan data asli, mau 10 kartu juga ga masalah. Saya percaya penipuan online akan hilang, pemerasan akan hilang," katanya.
(sal)